Ensiklopedia Fikih Hati Jilid 7 – Sesungguhnya fikih hati adalah pokok yang menjadi dasar fikih anggota badan. Fikih anggota badan dibandingkan fikih hati seperti setitik debu dibandingkan gunung. Meskipun keduanya penting, dan masing-masing menyempurnakan yang lain, tidak ada penerimaan bagi amal apa pun kecuali dengan berkumpulnya keduanya.
Akan tetapi fikih hati, yaitu tauhid, iman dan cabang-cabangnya, belum dikumpulkan dalam satu kitab yang komprehensif dan mandiri, sementara fikih anggota badan telah memenuhi isi kitab-kitab, alhamdulillah. Kebanyakan manusia mempelajari hukum-hukum, tetapi mereka berhenti dari amal karena lemahnya iman di dalam hati. Maka banyaklah perdebatan dan perselisihan, sedikitlah amal dan keikhlasan, dan melemah keyakinan.
Penyebabnya adalah ketidaktahuan tentang fikih hati berupa tauhid dan iman, ilmu tentang Allah, nama-nama, sifat-sifat dan perbuatan-perbuatan-Nya, keagungan perbendaharaan-Nya, ilmu tentang janji dan ancaman-Nya, pahala dan siksa-Nya.
Ensiklopedia ini adalah upaya untuk mengisi kekurangan ini, menghilangkan ketidaktahuan tersebut, dan menyempurnakan fikih itu. Petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam adalah mempelajari iman, kemudian mempelajari keutamaan-keutamaan, kemudian mempelajari hukum-hukum, lalu beramal dengan keikhlasan kepada Allah dan mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.
